Seandainya pemimpin tersebut tidak memiliki integritas yang
baik, maka pemimpin tersebut akan dekat dengan korupsi. Grand Public Governance
harus melingkupi negara, sektor swasta, masyarakat. Pada sektor tersebut harus
saling berkoordinasi agar tidak ada kesalahan birokrasi.
Ada tiga hal yang mendorong terjadinya korupsi (Arifianto,
2011):
1. Opportunity,
Kesempatan ini harus dibatasi untuk menghindari dari bahaya koruptor.
2. Subjektif,
Permasalahan yang terjadi karena kedekatan antara pihak-pihak tertentu.
3. Masalah
keuangan, seperti aturan keuangan perlu dibenahi contoh pembenahan proposal,
anggaran dana harus dijaga lebih ketat.
Di Indonesia sendiri, korupsi sudah merupakan extraordinary
crime yang diantaranya adalah:
Pelanggaran
HAM
1. Narkoba
2. Teroris
3. Korupsi
Setelah materi dari Pak erry, Acara dilanjutkan dengan penayangan
film yang berjudul selamat siang, Risa. Film yang disutradarai oleh mba Inne
febriyanti ini bekerja sama dengan KPK dalam mengatasi korupsi di Indonesia. Film
ini bersetting dengan kondisi masyarakat di sekitar tahun 1970-an. Peran utama
prianya dibintangi oleh tora sudiro. Film ini menceritakan tentang integritas
sebuah keluarga yang menolak untuk melakukan korupsi. Woko yang dibintangi oleh
tora sudiro mempunyai istri dan dua orang anak. Woko sendiri berprofesi sebagai
penjaga gudang di salah satu gudang beras. Awalnya semua berjalan dengan baik,
akan tetapi beberapa tahun kemudian Indonesia mengalami krisis dimana banyak
sekali. Istri woko berprofesi sebagai penjahit rumahan. Pada saat krisis
tersebut banyak sekali cobaan yang menghampiri keluarga tersebut. Anak woko
sakit, mesin jahit yang merupakan alat untuk istrinya bekerja pun ingin dijual
dikarenakan kehidupan mereka yang sulit itu.
Sampai akhirnya godaan itu datang, penimbun beras datang ke
rumah woko dengan tujuan tidak baik. Dia ingin menimbun beras dengan menyewa
gudang beras woko yang memang sudah tidak ada isinya. Negosiasi pun berlangsung
sangat alot, dimana woko ditawari uang yang sama dengan biaya sewa gudang
tersebut. Woko tetap pada pendiriannya yaitu tidak mau disuap. Watak dari tokoh woko dalam film ini sudah sangat jarang kita
jumpai pada masa sekarang. Akan tetapi, saya tetap percaya bahwa di Indonesia
masih ada woko-woko yang lain tersebar di nusantara.
Arifianto, Alexander. 2011. Corruption
in Indonesia: Causes, History, Impacts, and Possible Cures. Available at
http://www.academia.edu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar