Pembicara dari materi ini yaitu Imam B. Prasodjo, Ph.D.
seorang dosen dari Universitas Indonesia. Menurut Pak Imam, karakter dan
kualitas mutlak harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Karakter sangat penting
untuk menjadi seorang pemimpin karena ketika seorang pemimpin mempunyai
kemampuan membaca masalah, akan tetapi disaat memutuskan pemimpin tersebut
membutuhkan karakter. Karakter yang wajib untuk dimiliki oleh seorang pemimpin
yaitu Jujur, adil dan bertanggung jawab. Apabila pemimpin yang harus dipercaya
tidak hanya menggunakan kepandaian otak, tetapi diikuti oleh kepandaian hati.
Konsep kunci yang dipaparkan oleh Pak Imam secara garis besar
yaitu:
·
1. Pemimpin
· 2. Capacity
Building
·
3. Bangsa
1.
Pemimpin
Defini dari pemimpin yaitu seseorang yang memiliki kemampuan
menggerakkan orang lain untuk ikut serta melakukan kegiatan terencana dengan
misi perubahan yang nyata kearah kehidupan bersama yangn lebih baik, yang
dilakukan dengan motivasi, tanpa cara-cara pemaksaan. Beberapa definisi lain
yang dapat menggambarkan sosok pemimpin yaitu:
John C. Maxwell (1998) mengatakan setiap orang mampu
mengemudikan kapal, namun hanyalah pemimpin sajalah yang mampu memetakan jalan.
Bannis and Nanus (1985) mengatakan manajer adalah orang yang
melakukan perbuatan baik dan benar, sedangkan pemimpin adalah orang yang mampu
mengatur orang-orang yang berbuat baik dan benar.
Pemimpin adalah seseorang yang mampu menggerakkan rakyat
banyak untuk melakukan kegiatan terencana dengan visi untuk melakukan perbuatan
nyata kea rah kehidupan bersama yang lebih baik, sebagaimana dicita-citakan
dalam konstitusi, dan dalam pelaksanaannya dilakukan secara persuasif-partisipatif
bukan secara represif dan non-partisipatif. Jokowi merupakan contoh pemimpin
yang paling banyak disukai masyarakatnya. Kita dapat melihat sosok pemimpin
yang benar-benar ikhlas dan yang hanya mencari pencitraan.
2.
Capacity
Building
a.
Human resource development: Proses melengkapi individu-individu
dengan pemahaman, ketrampilan serta akses pada informasi
b.
Organizational development
c.
Institutional and legal framework
development
Dua tingkat capacity building
a. Institutional capacity building
b. Personal capacity building
3. Bangsa
Pembentukan pemerintahan Negara Indonesia didasarkan pada
cita-cita untuk:
-
Melindungi
segenap bangsa Indonesia
-
Memajukan
kesejahteraan umum
-
Mencerdaskan
kehidupan bangsa
-
Melaksanakan
ketertiban dunia
-
Makna
Pluralisme (Kebhinnekatunggalikaan)
Maxwell, J.C. 1998. Developing the Leader within You.
Supersaver.
Bannis and Nanus. 1985. Leader: the strategies for taking
charge.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar